Fungsi Truck Mounted Crane adalah untuk mengangkat, memuat, dan memindahkan material berat secara efisien. Alat ini menggabungkan fleksibilitas kendaraan truk dengan kapasitas angkat crane dalam satu unit, sehingga sangat ideal digunakan untuk kegiatan bongkar muat di lokasi konstruksi, industri, maupun area pertambangan tanpa memerlukan alat transportasi tambahan.
Artikel ini membahas secara lengkap fungsi, cara kerja, spesifikasi teknis, serta panduan memilih truck mounted crane yang sesuai kebutuhan proyek Anda.
Table of Contents
ToggleApa Itu Truck Mounted Crane dan Fungsinya?

Truck mounted crane adalah jenis crane yang dipasang secara permanen di atas rangka kendaraan truk dan digerakkan menggunakan sistem hidrolik bertekanan tinggi.
Berbeda dengan crawler crane atau tower crane yang membutuhkan pondasi dan perakitan di lokasi, truck mounted crane dapat langsung dioperasikan sesaat setelah tiba di lokasi proyek. Hal ini menjadikannya pilihan utama untuk proyek dengan mobilitas tinggi dan banyak titik pengerjaan.
Spesifikasi Teknis Truck Mounted Crane
| Parameter | Spesifikasi Umum |
|---|---|
| Kapasitas angkat | 5 ton – 50 ton (tergantung unit) |
| Panjang boom | 10 m – 40 m |
| Jangkauan kerja | Hingga 30 m horizontal |
| Sistem penggerak | Hidrolik full power |
| Sudut rotasi | 360 derajat |
| Waktu setup | 15–30 menit |
5 Fungsi Truck Mounted Crane yang Wajib Diketahui
Truck mounted crane memiliki peran penting dalam berbagai pekerjaan konstruksi, logistik, dan industri karena mampu mengangkat serta memindahkan material dengan cepat dan efisien. Berikut lima fungsi utama yang perlu diketahui:
1. Fungsi Truck Mounted Crane untuk Pengangkatan Material Konstruksi Berat
Fungsi truck mounted crane adalah mengangkat material konstruksi dengan berat dan dimensi besar yang tidak memungkinkan dilakukan secara manual.
Material yang umum diangkat meliputi:
- Balok baja dan kolom struktur (berat 2–20 ton)
- Beton pracetak (precast) seperti plat lantai, balok jembatan, dan dinding panel
- Pipa baja dan pipa beton berdiameter besar untuk jaringan utilitas
- Komponen mekanis seperti genset, pompa, dan tangki
Keunggulan dibanding metode konvensional: Dengan jangkauan boom hingga 30 meter, operator dapat menempatkan material di titik yang tidak terjangkau oleh forklift atau tenaga manusia. Proses pengangkatan yang membutuhkan waktu berjam-jam dengan metode manual dapat diselesaikan dalam hitungan menit.
2. Fungsi Truck Mounted Crane dalam Instalasi Peralatan dan Komponen Utilitas
Dalam proyek utilitas dan infrastruktur, truck mounted crane digunakan untuk pemasangan komponen yang membutuhkan presisi posisi tinggi.
Aplikasi instalasi yang umum dilakukan:
- Pemasangan tiang listrik tegangan menengah dan tinggi
- Instalasi lampu jalan dan tiang PJU (Penerangan Jalan Umum)
- Pemasangan girder dan panel jembatan
- Instalasi unit AC sentral, cooling tower, dan peralatan MEP gedung
- Pemasangan transformator dan panel distribusi listrik
3. Fungsi Truck Mounted Crane untuk Mobilisasi Cepat Antar Lokasi Proyek
Inilah keunggulan kompetitif terbesar truck mounted crane dibanding jenis crane lainnya: kemampuan mobilisasi mandiri tanpa memerlukan alat transportasi tambahan.
Perbandingan mobilitas dengan crane lain:
| Jenis Crane | Waktu Mobilisasi | Butuh Alat Transport | Biaya Mobilisasi |
|---|---|---|---|
| Truck Mounted Crane | 1–2 jam | Tidak | Rendah |
| Crawler Crane | 4–8 jam | Ya (lowboy) | Tinggi |
| Tower Crane | 1–3 hari | Ya (beberapa truk) | Sangat tinggi |
| Rough Terrain Crane | 2–4 jam | Ya | Sedang |
4. Fungsi Truck Mounted Crane dalam Kegiatan Bongkar Muat Material
Truck mounted crane berperan penting dalam proses logistik material di lapangan, khususnya di area yang tidak memiliki fasilitas crane permanen atau loading dock.
Skenario bongkar muat yang umum ditangani:
- Pembongkaran material dari truk pengiriman di area proyek terpencil
- Pemindahan material dari area penyimpanan sementara ke titik pemasangan
- Loading material sisa atau scrap ke truk pengangkut
- Pemindahan peralatan berat antar area kerja dalam satu lokasi proyek
5. Fungsi Truck Mounted Crane pada Proyek Infrastruktur Skala Besar
Dalam proyek infrastruktur nasional, truck mounted crane sering berperan sebagai alat pendukung utama yang bekerja berdampingan dengan alat berat lainnya.
Peran dalam proyek infrastruktur besar:
- Pembangunan jembatan: Pengangkatan dan penempatan girder beton pracetak
- Konstruksi jalan tol: Pemasangan box culvert, gorong-gorong, dan barrier beton
- Pembangunan gedung bertingkat: Pengangkatan material ke lantai atas pada fase awal konstruksi
- Proyek pelabuhan: Instalasi fender, bollard, dan peralatan dermaga
- Pembangunan PLTU/PLTG: Pemasangan komponen mekanikal dan elektrikal berat
Fungsi Truck Mounted Crane vs Crane Jenis Lain: Kapan Harus Memilihnya?

Memilih jenis crane yang tepat adalah keputusan teknis dan ekonomis yang berdampak langsung pada efisiensi proyek.
Pilih Truck Mounted Crane ketika:
- Proyek memiliki banyak titik pekerjaan yang tersebar
- Kapasitas angkat yang dibutuhkan di bawah 50 ton
- Waktu pengerjaan per titik relatif singkat (1–4 jam)
- Anggaran mobilisasi terbatas
- Akses jalan ke lokasi proyek memadai untuk kendaraan truk
Pertimbangkan Crawler Crane ketika:
- Kapasitas angkat di atas 100 ton
- Pekerjaan berlangsung lama di satu titik (minggu hingga bulan)
- Medan proyek sangat tidak rata atau berlumpur
Pertimbangkan Tower Crane ketika:
- Proyek konstruksi gedung tinggi dengan pengangkatan berulang di satu lokasi
- Membutuhkan jangkauan horizontal sangat jauh (40–80 meter)
Pelajari lebih lanjut mengenai sejarah dan visi perusahaan kami dengan mengunjungi situs resmi San Amerta Romora.
Keunggulan Fungsi Truck Mounted Crane dibanding Crane Lainnya

Selain lima fungsi utama di atas, berikut adalah keunggulan komprehensif yang menjadikan truck mounted crane pilihan populer:
- Mobilitas mandiri — Tidak membutuhkan lowboy trailer atau kendaraan pengangkut terpisah
- Setup cepat — Siap beroperasi dalam 15–30 menit setelah tiba di lokasi
- Fleksibilitas tinggi — Dapat bekerja di berbagai jenis medan dengan outrigger yang dapat dikonfigurasi
- Biaya operasional efisien — Satu unit menggantikan kebutuhan crane statis di berbagai lokasi
- Perawatan mudah — Sistem hidrolik modern dengan diagnostik digital yang memudahkan pemeliharaan
- Cocok untuk proyek multi-lokasi — Ideal untuk kontraktor yang menangani beberapa proyek secara bersamaan
Seluruh ketersediaan stok dan spesifikasi barang dapat dipantau langsung melalui laman katalog San Amerta Romora di platform Inaproc.
FAQ Seputar Fungsi Truck Mounted Crane
Apa fungsi utama truck mounted crane?
Mengangkat, memindahkan, dan menempatkan material berat secara presisi dalam proyek konstruksi, utilitas, dan infrastruktur. Alat ini juga digunakan untuk kegiatan bongkar muat dan instalasi komponen teknis.
Berapa kapasitas angkat truck mounted crane?
Kapasitas angkat bervariasi tergantung ukuran unit, mulai dari 5 ton untuk unit kecil hingga 50 ton atau lebih untuk unit heavy-duty. Kapasitas aktual juga dipengaruhi oleh sudut boom dan radius kerja yang tercantum dalam load chart unit.
Apa perbedaan truck mounted crane dengan mobile crane?
Truck mounted crane dipasang permanen di atas truk standar sehingga lebih lincah di jalan raya. Mobile crane (rough terrain crane) umumnya memiliki kapasitas angkat lebih besar dan roda yang dirancang untuk medan off-road, namun membutuhkan alat transportasi untuk berpindah lokasi antar proyek.




