sanromora 1 (1)
0%
Loading ...

Sepeda Lainnya Zaman Dulu: Mengenal Ontel, Jengki, dan Sepeda Klasik Indonesia

Di tengah hingar bingar sepeda modern berbahan karbon dan aluminium, sepeda lainnya zaman dulu menawarkan daya tarik nostalgia yang tak tertandingi. Kategori ini mencakup sepeda vintage yang pernah mendominasi jalanan Indonesia, seperti Ontel dan Jengki, yang kini diburu oleh kolektor dan penghobi sepeda tua.

Fokus pada frame baja yang kokoh dan desain otentik, sepeda ini bukan hanya alat transportasi, melainkan bagian dari sejarah sosial dan estetika slow riding yang santai.

Baca Juga: Panduan Memahami Jenis Sepeda Lipat, Hybrid, dan Listrik


Jenis-Jenis Sepeda Zaman Dulu yang Ikonik

Sepeda Lainnya Zaman Dulu
Lihat detail Produk Sepeda Lainnya Zaman Dulu kami di e-Katalog Inaproc San Amerta Romora

Apa saja jenis sepeda yang populer di zaman dulu selain sepeda balap?

Sepeda Ontel (Gazelle, Fongers): Ikon Kuno

  • Definisi: Dikenal juga sebagai sepeda kebo atau city bike klasik Belanda.
  • Ciri Khas: Roda besar (28 inci), frame baja yang sangat tebal dan berat, handlebar tegak melengkung (seperti tanduk), dan biasanya dilengkapi fender serta pelindung rantai penuh. Merek Belanda seperti Gazelle, Fongers, dan Batavus sangat dicari.

Sepeda Jengki: Populer di Era 70-an dan 80-an

  • Definisi: Versi sepeda kota yang lebih ramping dan ringkas dibandingkan Ontel.
  • Ciri Khas: Frame yang lebih kecil, stang yang lebih pendek, dan bentuk frame yang lebih sporty. Populer di kalangan pemuda dan wanita di eranya. Merek lokal seperti Federal juga sempat memproduksi varian ini.

Sepeda Kumbang/Mini (Minivelo Klasik)

  • Definisi: Sepeda dengan roda kecil (16 atau 20 inci) tetapi dengan frame yang tidak dapat dilipat (berbeda dari sepeda lipat modern).
  • Ciri Khas: Kompak, ringan, dan mudah disimpan di rumah. Menjadi cikal bakal minivelo modern yang kini stylish.

Simak Juga: Tren Sepeda Viral 2025 Desain dan Harga Terbaru


Ciri Khas Desain dan Frame

Sepeda lainnya zaman dulu memiliki ciri desain yang unik yang membedakannya dari sepeda modern:

  • Frame Baja (Steel Frame): Hampir semua menggunakan frame baja yang tebal, menjamin daya tahan yang luar biasa (durability) meskipun bobotnya berat.
  • Step-Through Frame: Banyak model wanita (dan Jengki) menggunakan desain step-through (palang rendah) yang memudahkan rider dengan pakaian sehari-hari untuk naik dan turun.

Apa ciri khas utama sepeda jengki?

Ciri khas utama sepeda Jengki adalah ukuran frame dan roda yang lebih kecil (biasanya 26 inci) dibandingkan Ontel (28 inci), serta desain frame yang lebih ramping dan streamline. Stangnya lebih rendah, menjadikannya sepeda yang lebih gesit dan populer di kalangan anak muda perkotaan di masanya.


Nilai Historis dan Koleksi

Sepeda lainnya zaman dulu ini memiliki nilai historis yang tinggi, yang memengaruhi harga jual kembali di kalangan kolektor:

  • Kondisi Orisinalitas: Sepeda yang masih memiliki cat orisinal, decal, dan komponen groupset (seperti hub roda, lampu dinamo, atau sadel kulit) dari pabrikan aslinya memiliki nilai koleksi tertinggi.
  • Merek Legendaris: Ontel merek Gazelle (terutama yang memiliki frame number yang diverifikasi) atau Fongers sangat mahal karena sejarahnya yang panjang dan kualitas craftsmanship-nya.

Berapa harga sepeda ontel kuno yang masih bagus?

Harga sepeda ontel kuno yang masih bagus dan orisinal (misalnya Gazelle yang terawat baik atau simplex yang langka) dapat berkisar antara Rp 5.000.000 hingga lebih dari Rp 20.000.000, tergantung pada kelangkaan model, kelengkapan surat, dan kondisi spare part orisinal. Untuk sepeda Jengki atau City Bike klasik lokal yang terawat, harganya berkisar Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000.


Panduan Perawatan dan Restorasi Dasar

Perawatan adalah kunci untuk menjaga nilai historis sepeda baja vintage.

Bagaimana cara merawat sepeda zaman dulu agar tidak berkarat?

  1. Pembersihan Rutin: Selalu bersihkan sepeda setelah terkena air hujan. Keringkan frame secara menyeluruh, terutama di area lugs (sambungan) dan fender.
  2. Pelapisan Pelindung: Secara berkala, lapisi seluruh permukaan frame baja dengan wax atau lapisan lilin pelindung untuk mencegah kontak langsung antara baja dengan kelembapan.
  3. Perawatan Komponen Chrome: Komponen chrome (stang, bel, lampu) harus dibersihkan dengan cairan chrome cleaner dan dipoles untuk mencegah noda karat.
  4. Oli di Dalam Frame: Beberapa penghobi menyemprotkan oli ringan atau frame protection spray ke bagian dalam frame untuk melindungi baja dari karat yang dimulai dari dalam.

Wajib Tahu: 7 Rekomendasi Sepeda Lainnya yang Bagus


Kesimpulan

Sepeda lainnya zaman dulu adalah harta karun yang menawarkan pengalaman bersepeda yang otentik dan menenangkan. Baik itu kegagahan Ontel, kelincahan Jengki, atau kekompakan sepeda Kumbang, sepeda-sepeda ini membawa serta narasi sejarah yang kaya. Investasi pada sepeda vintage memerlukan dedikasi dalam perawatan (terutama anti-karat), tetapi imbalannya adalah bagian dari sejarah yang dapat Anda kendarai.

Bergabunglah dengan komunitas sepeda klasik kami dan temukan parts orisinal untuk koleksi sepeda zaman dulu Anda di e-katalog San Amerta Romora!


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa saja jenis sepeda yang populer di zaman dulu selain sepeda balap?

Jenis sepeda yang populer di zaman dulu selain sepeda balap adalah Sepeda Ontel (City Bike Belanda), Sepeda Jengki (sepeda kota yang lebih ramping), dan Sepeda Kumbang (Minivelo roda kecil klasik).

Berapa harga sepeda ontel kuno yang masih bagus?

Harga sepeda ontel kuno yang masih bagus dan memiliki orisinalitas tinggi (merek Gazelle atau Fongers) dapat mencapai Rp 5.000.000 hingga lebih dari Rp 20.000.000. Harga tergantung kelengkapan parts orisinal dan kondisi frame.

Apa ciri khas utama sepeda jengki?

Ciri khas utama sepeda Jengki adalah ukuran roda 26 inci yang lebih kecil dari Ontel, frame yang lebih ramping, dan posisi riding yang lebih maju, menjadikannya lebih ringan dan populer di kalangan anak muda di era 70-an hingga 80-an.

Bagaimana cara merawat sepeda zaman dulu agar tidak berkarat?

Cara merawat sepeda lainnya zaman dulu agar tidak berkarat adalah dengan membersihkan dan mengeringkan frame baja secara tuntas setelah terkena air, serta melapisi frame dengan wax atau pelumas secara berkala untuk melindungi baja dari kelembapan. Perhatikan juga komponen chrome.

Popular Articles

Everything Just Becomes So Easy

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem ipsum.

Most Recent Posts

  • All Post
  • Aksesori Sepeda Motor
  • Aksesoris Mobil
  • Alat Berat Kontruksi
  • Alat Mesin
  • Alat Pemadam kebakaran
  • Alat Penunjang Pelayanan Kesehatan
  • Alat Tendang Taekwondo
  • Ambulance
  • atribut taekwondo
  • Banking
  • Bela Diri
  • body protector taekwondo
  • Business
  • Comertial
  • Compactor
  • Dump Truck
  • dwit kubi taekwondo
  • Entertinment
  • Generator Set
  • Karoseri
  • Kendaraan Keperluan khusus
  • Keran Angkat
  • Kontainer Sampah
  • Mobil
  • Mobil Buggy Golf
  • Mobil Crane
  • Mobil Dinas/Dinas Pejabat
  • Mobil Pemadam Kebakaran
  • Mobil Pompa
  • Mobil Water Tank
  • Motor
  • Motor Roda 2
  • Olahraga
  • pelindung alat vital taekwondo
  • pelindung kaki taekwondo
  • Peralatan olahraga bela diri
  • Peralatan Olahraga Lainnya
  • Peralatan Sepak Bola
  • Peralatan Sepeda
  • peralatan taekwondo
  • Peralatan Taekwondo Anak
  • Peralatan Taekwondo Bekas
  • peralatan tarung drajat
  • Peralatan Tenis
  • Peralatan Tenis Meja
  • Pompa
  • Spare Part Sepeda Motor
  • taekwondo kyorugi
  • transportasi
  • Truk
  • Truk Armroll
  • Truk Skylift
  • UPS