Sebagai Penyedia UPS bagi instansi dan fasilitas kritis, peran UPS bukan sekadar perangkat cadangan, tetapi komponen vital yang memastikan clean power supply tetap stabil 24/7 tanpa gangguan. Di era digital saat ini, keberlangsungan data dan layanan publik sangat bergantung pada backup power system yang andal, khususnya pada UPS data center, ruang kontrol industri, rumah sakit, dan infrastruktur komputasi pemerintah.
Untuk perangkat sensitif seperti server, router core, firewall, PLC, hingga sistem otomasi gedung, hanya UPS online double conversion—atau yang dikenal sebagai true online UPS—yang direkomendasikan karena mampu menjaga kualitas daya secara konstan tanpa interruption sedikit pun. Artikel ini memberikan panduan teknis mengenai 5 Kriteria Wajib UPS Online Double Conversion untuk pengadaan instansi, serta mengapa San Amerta Romora layak menjadi mitra resmi Anda sebagai Penyedia UPS bersertifikasi dan legal.
Perbandingan jenis UPS modern: UPS hemat energi dan scalable yang membedakan tipe Online vs Line Interactive untuk jaringan 3 fase.
Table of Contents
ToggleApa Itu UPS Online Double Conversion & Keunggulannya?
UPS online double conversion bekerja dengan metode AC to DC kemudian DC back to AC, sehingga seluruh beban mendapatkan listrik yang sepenuhnya “diregenerasi ulang”. Teknologi ini menghasilkan:
- Clean power supply (gelombang murni / true sine wave)
- Zero transfer time, yaitu perpindahan daya 0 ms saat listrik padam
- Isolasi total dari fluktuasi, noise, harmonisa, dan voltage spike
Berbeda dari Line-Interactive, tipe ini tidak menunggu listrik padam untuk mengaktifkan inverter. Karena itu, true online UPS merupakan satu-satunya tipe yang direkomendasikan untuk UPS data center, sistem keamanan, server cluster, dan perangkat berisiko tinggi.
Keunggulan penting double conversion:
✔ Daya stabil di semua kondisi
✔ Output selalu konstan meskipun input PLN buruk
✔ Mencegah crash, kerusakan komponen, dan kehilangan data
✔ Cocok untuk fasilitas dengan kebutuhan uninterrupted power system
5 Kriteria Wajib UPS untuk Data Center
Berikut adalah lima parameter teknis yang harus menjadi acuan tim pengadaan, ASN, PPK/ULP, hingga facility manager sebelum menentukan spesifikasi UPS.
1. Efisiensi & Power Factor (PF ≈ 1.0)
UPS modern wajib memiliki power factor mendekati 1.0 (Unity) untuk memastikan pemanfaatan daya maksimal tanpa pemborosan. UPS lama biasanya hanya memiliki PF 0.7–0.8, sehingga kapasitas aktualnya tidak sesuai dengan kapasitas tertera.
Mengapa PF ≈ 1 sangat penting?
- Beban server & switching modern memiliki PF tinggi
- Daya yang digunakan benar-benar sesuai rating
- Mengurangi kebutuhan kapasitas UPS yang berlebihan
- Menghemat energi dan biaya operasional
Standar efisiensi yang direkomendasikan:
- ≥ 95% (mode double conversion)
- ≥ 98% (mode ECO, bila tersedia)
UPS industrial grade umumnya memenuhi standar tersebut.
2. Zero Transfer Time
Zero transfer time adalah syarat mutlak pada data center dan jaringan server.
Jika UPS memiliki waktu perpindahan lebih dari 2–4 ms (Line Interactive), risiko berikut bisa terjadi:
❌ Server reboot
❌ Database corrupt
❌ VM dan cluster gagal sinkron
❌ Storage mengalami I/O crash
Karena itu, true online UPS dipilih karena tidak memiliki jeda sama sekali saat sumber listrik berpindah ke baterai.
3. Kapasitas Battery & Autonomy Time
UPS bukan hanya inverter—kualitas baterai menentukan apakah sistem memiliki cukup waktu untuk:
- Menunggu genset menyala
- Shutdown sistem secara aman
- Menjaga layanan tetap hidup selama pemeliharaan listrik
Parameter wajib diperhatikan:
- Tipe baterai (VRLA, AGM, Lithium)
- Rangkaian baterai (internal/eksternal)
- Estimasi autonomy (biasanya 5–30 menit tergantung beban)
- Siklus hidup (battery life cycle)
- Garansi pabrikan yang jelas
Untuk gedung pemerintah atau fasilitas besar, idealnya autonomy minimal 10–15 menit.
4. THD Rendah & Stabilitas Tegangan
UPS Online Double Conversion dengan kualitas tinggi memiliki:
- THDi ≤ 3% (Total Harmonic Distortion input)
- THDv ≤ 2–3% (output)
- Voltage regulation sangat stabil meskipun input PLN naik-turun
Mengapa ini penting?
Karena server dan perangkat sensitif menggunakan komponen elektronik mikro yang sangat rentan terhadap:
- Noise
- Ripple
- Overvoltage
- Undervoltage
- Distorsi harmonisa
UPS berfungsi sekaligus sebagai stabilizer UPS, sehingga tidak diperlukan AVR tambahan pada area data center.
5. Fitur Bypass, Proteksi, dan Redundansi
UPS untuk instansi atau fasilitas kritis wajib memiliki fitur berikut:
- Static bypass otomatis
Agar beban tetap menyala meskipun UPS mengalami gangguan internal. - Manual maintenance bypass
Penting untuk pemeliharaan tanpa mematikan server. - Redundancy mode (N+1)
Untuk meningkatkan keandalan sistem secara signifikan. - Proteksi lengkap:
✔ Overload protection
✔ Short circuit protection
✔ Surge protection
✔ Overtemperature alarm
UPS industrial grade yang dijual oleh Penyedia UPS resmi umumnya sudah memenuhi seluruh fitur tersebut.
Risiko Menggunakan UPS Non–Double Conversion pada Sistem Kritis
UPS di bawah standar dapat menyebabkan kerugian serius:
- Server crash akibat waktu transfer lambat
- Kerusakan perangkat elektronik bernilai miliaran
- Hilangnya data pemerintah
- Gangguan layanan publik
- Downtime operasional yang berdampak pada keamanan sistem
Pada level data center, downtime 1 menit saja bisa berdampak pada pelayanan publik, transaksi digital, hingga sistem administrasi pemerintahan. Karena itu, penggunaan UPS online double conversion adalah kewajiban, bukan opsi.
Cara Memilih Penyedia UPS Resmi, Terpercaya & Sesuai Standar
Sebelum menentukan vendor, pastikan Penyedia UPS memenuhi kriteria berikut:
- Terdaftar resmi di e-Katalog LKPP
- Menyediakan UPS industrial grade dari merek kredibel
- Memiliki dukungan purna jual & teknisi bersertifikasi
- Memiliki sertifikasi ISO terkait manajemen kualitas
- Menyediakan garansi unit & garansi baterai
- Memiliki pengalaman dalam proyek pemerintah atau fasilitas kritis
Vendor resmi akan memberikan rekomendasi kapasitas berdasarkan load profile, growth planning, dan integrasi dengan genset.
Penyedia UPS untuk Proyek Pemerintah & Swasta
San Amerta Romora merupakan Penyedia Resmi yang menyediakan solusi tingkat industri untuk berbagai sektor, termasuk data center pemerintah, ruang kontrol PLTU, pabrik, rumah sakit, dan infrastruktur publik.
Keunggulan San Amerta Romora:
- Menyediakan UPS online double conversion berkualitas tinggi
- Semua produk UPS industrial grade dilengkapi garansi resmi
- Penjualan legal, terdokumentasi, dan sesuai standar pengadaan instansi
- Menyediakan layanan instalasi, konfigurasi, hingga commissioning
- Terdaftar di e-Katalog, memudahkan proses pengadaan transparan dan aman
- Mendukung implementasi uninterrupted power system untuk menjaga layanan 24/7
Dengan dukungan teknis berpengalaman, San Amerta Romora memastikan setiap proyek pengadaan UPS berjalan sesuai standar kelistrikan dan kebutuhan operasional instansi.
Rekomendasi UPS 600 Watt dalam artikel harga UPS 600W terbaik tahun 2025 untuk PC gaming, sebagai perbandingan kelas daya rendah.
Parameter Utama dalam Pemilihan UPS
Pemilihan UPS untuk fasilitas kritis bukan hanya soal kapasitas, tetapi kualitas daya, efisiensi, dan standar keselamatan. Dengan memahami lima kriteria utama—efisiensi, power factor, zero transfer time, kualitas baterai, THD rendah, serta sistem proteksi—instansi dapat memastikan operasional data center tetap aman dan stabil.
Amankan data dan operasional kritis instansi Anda.
Cek spesifikasi UPS & ajukan penawaran resmi melalui e-Katalog San Amerta Romora.
