Mobil Pajero merupakan salah satu SUV premium yang paling dikenal di Indonesia. Sejak generasi awal hingga versi terbarunya, Mobil ini selalu diasosiasikan dengan ketangguhan, kenyamanan berkendara, serta kemampuan jelajah yang mumpuni di berbagai kondisi jalan. Tidak hanya digunakan sebagai kendaraan keluarga, Mobil ini juga sering dipilih untuk kebutuhan perjalanan bisnis, operasional lapangan, hingga mobilitas jarak jauh lintas provinsi.
Namun, di balik reputasi tersebut, Mobil ini kerap mendapat stigma sebagai mobil dengan biaya perawatan mahal. Banyak calon pembeli yang ragu karena menganggap ukuran besar, mesin diesel turbo, dan status premium akan berbanding lurus dengan biaya servis yang tinggi setiap tahun.
Padahal, jika dianalisis secara objektif dan berbasis data, Total Biaya Perawatan Rutin Tahunan Mobil Pajero justru jauh lebih hemat dari yang Anda kira. Mesin diesel modern yang efisien, interval servis yang jelas, serta kualitas komponen jangka panjang menjadikan Pajero salah satu SUV premium dengan Total Cost of Ownership (TCO) paling rasional di kelasnya.
Artikel ini akan mengupas Mobil Pajero secara menyeluruh, mulai dari jadwal perawatan rutin, estimasi biaya tahunan, perbandingan dengan kompetitor, hingga faktor teknis yang membuat biaya kepemilikan Pajero tetap terkendali dalam jangka panjang.
Baca Juga! Cek Daftar 7 Merek Mobil Dinas Pejabat Premium Irit Bahan Bakar
Table of Contents
ToggleJadwal Perawatan Rutin Mobil Pajero per 10.000 Km
Untuk memahami biaya perawatan Mobil Pajero, kita harus melihat terlebih dahulu struktur servis berkala yang ditetapkan pabrikan. Mayoritas pengguna Mobil ini menggunakan mesin diesel 2.4L MIVEC Turbo, yang dikenal stabil dan minim masalah.
1. Servis 10.000 Km – Servis Dasar
Pada interval ini, Mobil Pajero menjalani perawatan ringan:
- Penggantian oli mesin diesel
- Penggantian filter oli
- Pemeriksaan sistem pendingin
- Pemeriksaan rem dan kaki-kaki
- Pemeriksaan visual mesin
Servis ini berfungsi menjaga performa dan efisiensi mesin Mobil tersebut tetap optimal tanpa biaya besar.
2. Servis 20.000 Km – Perawatan Rutin Lengkap
Di servis 20.000 Km, perawatan Mobil Pajero meliputi:
- Oli mesin dan filter oli
- Filter udara
- Rotasi ban
- Pemeriksaan sistem bahan bakar
- Pemeriksaan transmisi otomatis
Biaya pada tahap ini masih tergolong ringan untuk ukuran SUV diesel premium.
3. Servis 40.000 Km – Servis Menengah
Pada jarak ini, Mobil Pajero mulai mendapat pemeriksaan lebih menyeluruh:
- Oli mesin
- Filter udara & filter AC
- Pemeriksaan kampas rem
- Pemeriksaan oli transmisi
- Pemeriksaan sistem kemudi dan suspensi
Menariknya, Mobil Pajero belum membutuhkan penggantian komponen mahal di tahap ini.
4. Servis 80.000 Km – Servis Besar
Servis ini biasanya mencakup:
- Penggantian oli transmisi otomatis
- Penggantian filter bahan bakar
- Pemeriksaan injektor diesel
- Pemeriksaan suspensi dan drivetrain
Namun karena intervalnya panjang, biaya ini tidak muncul setiap tahun.
Analisis Total Biaya Perawatan Rutin Tahunan Mobil Pajero
Mari gunakan asumsi realistis:
- Jarak tempuh: 20.000 Km/tahun
- Servis: 10.000 Km dan 20.000 Km per tahun
Estimasi Biaya Tahunan Mobil Pajero
| Komponen | Estimasi |
| Oli mesin & filter | Rp1.200.000 – Rp1.500.000 |
| Filter udara & AC | Rp400.000 – Rp600.000 |
| Kampas rem (rata-rata) | Rp500.000 – Rp700.000 |
| Pemeriksaan umum | Termasuk paket |
Total biaya perawatan rutin tahunan Mobil: ± Rp2,5 – Rp3,5 juta
Angka ini JELAS lebih rendah dari persepsi umum bahwa Mobil ini menghabiskan Rp5–6 juta per tahun hanya untuk servis rutin.
Perbandingan Biaya Perawatan Mobil Pajero vs SUV Premium Lain
Untuk memperkuat analisis, mari bandingkan Mobil Pajero dengan SUV di kelas yang sama.
| Model | Biaya Servis Tahunan |
| Mobil Pajero | Rp2,5 – Rp3,5 juta |
| Toyota Fortuner Diesel | Rp3 – Rp4 juta |
| Hyundai Santa Fe Diesel | Rp3,5 – Rp4,5 juta |
| SUV Eropa Diesel | > Rp6 juta |
Dari data ini terlihat bahwa Mobil ini berada di posisi paling efisien di kelas SUV premium non-Eropa.
Simak Juga! Regulasi Terkini Batas Harga Maksimum Mobil Fortuner Pengadaan Kendaraan Pejabat Eselon 2
Faktor Durabilitas yang Menekan Biaya Jangka Panjang
Keunggulan besar Mobil ini terletak pada komponen NON-FAST MOVING yang sangat awet.
Komponen yang Jarang Diganti:
- Shockbreaker
- Ball joint & bushing
- Sistem transmisi
- Timing chain (bukan timing belt)
Mobil Pajero menggunakan timing chain, yang secara teori tidak memiliki interval penggantian rutin. Ini berbeda dengan mobil lain yang masih menggunakan timing belt dan membutuhkan biaya besar setiap 60.000–100.000 Km.
Efisiensi Bahan Bakar dan Pengaruhnya pada TCO Mobil Pajero
Generasi terbaru Mobil Pajero menggunakan transmisi otomatis 8-percepatan, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi BBM.
Konsumsi BBM Rata-Rata:
- Dalam kota: 11–12 km/l
- Tol/lua kota: 14–16 km/l
Dengan jarak tempuh 20.000 Km per tahun, Mobil ini bisa menghemat jutaan rupiah per tahun dibanding SUV lama dengan transmisi 5–6 percepatan.
Efisiensi BBM ini menjadi faktor kunci mengapa Total Biaya Perawatan Rutin Tahunan Mobil Jauh Lebih Hemat.
Kenapa Mitos “Mobil Pajero Mahal Dirawat” Masih Bertahan?

Beberapa penyebab utama:
- Label SUV premium
- Mesin diesel turbo
- Ukuran bodi besar
Namun faktanya, Mobil ini dirancang untuk penggunaan berat jangka panjang, bukan untuk servis mahal yang sering.
Mobil Pajero sebagai Investasi Kendaraan Jangka Panjang
Jika dihitung dalam horizon 5 tahun:
- Servis rutin stabil
- Komponen utama awet
- Konsumsi BBM efisien
- Nilai jual kembali tinggi
Mobil tersebut unggul secara total biaya kepemilikan, bukan hanya performa.
Mahal Tidak di Dukung Data Nyata
Berdasarkan data servis, perhitungan biaya tahunan, perbandingan kompetitor, serta analisis durabilitas, dapat disimpulkan bahwa:
Mobil Pajero bukan SUV mahal untuk dirawat. Sebaliknya, Mobil ini adalah SUV premium dengan Total Biaya Perawatan Rutin Tahunan yang jauh lebih hemat dari yang Anda kira.
Stigma mahal tidak didukung data nyata. Dengan perawatan rutin sesuai jadwal, Mobil ini adalah pilihan rasional, kuat, dan ekonomis dalam jangka panjang.
Untuk membantu perencanaan kepemilikan yang lebih terukur, Anda dapat meninjau daftar harga resmi suku cadang Mobil Pajero, opsi paket servis berkala, serta perbandingan spesifikasi teknis detail melalui e-Katalog San Amerta Romora Inaproc sebagai referensi pengadaan dan perawatan yang transparan serta sesuai standar institusi.
FAQ
1. Apakah timing chain Mobil Pajero perlu diganti secara berkala?
Salah satu keunggulan teknis utama Mobil Pajero adalah penggunaan timing chain, bukan timing belt. Timing chain pada Mobil dirancang untuk usia pakai jangka panjang dan secara teori tidak memiliki interval penggantian rutin seperti timing belt.
Selama Mobil Pajero mendapatkan perawatan rutin yang sesuai terutama penggantian oli mesin tepat waktu dan penggunaan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan timing chain dapat bertahan seumur umur mesin. Inilah alasan mengapa biaya perawatan jangka panjang Mobil lebih rendah dibanding SUV lain yang masih menggunakan timing belt dan membutuhkan biaya penggantian besar di interval tertentu.
2. Mana yang lebih hemat untuk Mobil Pajero: bengkel resmi atau bengkel umum?
Untuk Mobil Pajero yang masih dalam masa garansi, bengkel resmi tetap menjadi pilihan paling aman karena:
- Menjaga keabsahan garansi
- Menggunakan suku cadang orisinal
- Standar pengerjaan sesuai pabrikan
Namun, setelah masa garansi berakhir, banyak pemilik Mobil memilih bengkel umum spesialis diesel yang berpengalaman. Secara biaya, bengkel umum dapat memberikan penghematan 20–30% untuk servis rutin tanpa mengorbankan kualitas, selama:
- Menggunakan oli sesuai spesifikasi
- Suku cadang setara OEM
- Dikerjakan teknisi berpengalaman
Kombinasi bengkel resmi (awal kepemilikan) dan bengkel umum (pasca garansi) menjadi strategi umum untuk menekan Total Biaya Perawatan Rutin Tahunan.
3. Oli apa yang direkomendasikan untuk Mobil Pajero agar mesin awet?
Mobil Pajero diesel 2.4L MIVEC Turbo membutuhkan oli dengan spesifikasi:
- API CI-4 / CK-4
- Viskositas umum: 5W-30 atau 10W-30 (menyesuaikan kondisi penggunaan)
Penggunaan oli yang tepat sangat berpengaruh pada:
- Umur turbocharger
- Kebersihan ruang bakar
- Keawetan timing chain
- Efisiensi konsumsi bahan bakar
Menggunakan oli di bawah spesifikasi justru berisiko meningkatkan biaya perawatan jangka panjang Mobil, meskipun harga oli terlihat lebih murah di awal.
4. Apakah Mobil Pajero cocok untuk pemakaian harian?
Banyak yang mengira Mobil Pajero hanya cocok untuk perjalanan jauh atau medan berat. Faktanya, dengan transmisi otomatis 8-percepatan dan karakter mesin diesel modern, Mobil sangat nyaman untuk penggunaan harian.
Konsumsi BBM yang efisien, kabin senyap, serta posisi duduk ergonomis menjadikan Mobil ini tidak hanya tangguh, tetapi juga ramah digunakan di dalam kota. Ini berarti biaya operasional harian tetap terkendali.
5. Apakah biaya spare part Mobil Pajero mahal?
Secara umum, harga spare part berada di level menengah untuk kelas SUV premium Jepang. Banyak komponen fast moving seperti:
- Filter oli
- Filter udara
- Kampas rem
tersedia luas dan kompetitif harganya.
Ketersediaan suku cadang yang baik inilah yang membuat unggul dari sisi keberlanjutan biaya perawatan.

