Fire Blanket atau Selimut Api adalah salah satu alat pemadam non-aktif yang paling esensial, khususnya di lingkungan dengan risiko tinggi kebakaran yang melibatkan cairan mudah terbakar (Kelas B) dan minyak masak/lemak (Kelas K). Di dapur rumah tangga hingga restoran komersial, di mana deep fryer dan minyak panas adalah bagian integral operasional, Selimut Api menjadi lapisan proteksi yang wajib ada.
Sayangnya, banyak konsumen sering tergiur dengan Fire Blanket yang murah tanpa memverifikasi standar kualitasnya. Selimut Api yang gagal menahan suhu tinggi sama berbahayanya dengan tidak memiliki alat pemadam sama sekali. Artikel ini akan membahas 3 ukuran Selimut Api yang wajib tersedia sesuai lokasi penempatan dan mengupas tuntas mengapa kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) sangat krusial, bahkan untuk Selimut Api yang harganya terjangkau.
Baca Juga! Alat Pemadam Kebakaran Terbaik 2026
Table of Contents
ToggleAnalisis Teknis Material Fire Blanket: Mengapa Fiberglass Wajib Tahan 550°C
Efektivitas sebuah Fire Blanket ditentukan oleh materialnya, yaitu serat fiberglass berlapis.
Data Teknis Fiberglass
- Prinsip Smothering: Selimut Api bekerja dengan prinsip smothering, yaitu menutup sumber api sepenuhnya dan mencekik pasokan oksigen yang dibutuhkan api untuk bertahan.
- Tahan Suhu Ekstrem: Material fiberglass pada Selimut Api yang berkualitas harus memiliki titik leleh yang sangat tinggi dan ketahanan suhu minimal hingga 550°C. Kebakaran minyak panas di dapur dapat mencapai suhu di atas 300°C. Selimut Api yang tidak tahan suhu ini akan meleleh, merobek, atau bahkan memperburuk api.
- Lapisan Anti-Iritasi: Fire Blanket modern yang lolos standar memiliki lapisan khusus (coating silikon atau vermiculite) untuk melindungi kulit dari iritasi yang disebabkan serat fiberglass kasar, sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap cairan dan uap panas.
3 Ukuran Wajib Fire Blanket di Dapur Rumah dan Restoran Komersial
Pemilihan ukuran Fire Blanket harus sesuai dengan risiko dan objek yang diproteksi. Memasang Selimut Api yang terlalu kecil sama dengan tidak memasang sama sekali.
1. 1.0 M x 1.0 M (Ideal untuk Dapur Rumah Tangga)
- Data Penggunaan: Ini adalah ukuran Fire Blanket paling portabel dan sangat ideal untuk dapur rumah tangga biasa. Ukuran 1 x 1 meter cukup untuk memadamkan api pada panci/wajan kecil atau menutup api awal yang berasal dari boks meteran listrik rumah. Selimut Api ini mudah dioperasikan hanya dengan satu tangan, penting untuk respons cepat di rumah.
2. 1.2 M x 1.8 M (Wajib untuk Dapur Komersial/Restoran)
- Data Penggunaan: Ini adalah ukuran minimum yang diwajibkan oleh banyak regulasi K3 untuk dapur komersial, kafe, atau restoran. Fire Blanket ukuran 1.2 x 1.8 meter diperlukan untuk menutup area yang lebih luas seperti deep fryer komersial, kompor range yang lebih besar, atau yang paling penting, menutupi tubuh orang dewasa jika pakaian mereka terbakar. Selimut Api dengan ukuran ini wajib memenuhi Standar SNI untuk operasional bisnis.
3. 1.8 M x 1.8 M (Ideal untuk Area Workshop atau Industri)
- Data Penggunaan: Meskipun bukan standar utama dapur, Fire Blanket ukuran 1.8 x 1.8 meter sangat ideal untuk area tumpahan minyak besar, bengkel (workshop), atau area pengelasan. Selimut Api ini juga sering disebut sebagai welding blanket karena cakupannya yang luas, memberikan proteksi menyeluruh untuk mesin atau area lantai yang besar.
Simak Juga! APAR 3KG Terbaik 2026 5 Tipe APAR All-in-One Kelas ABC
Kepatuhan SNI vs Harga Murah: 4 Ciri Fire Blanket Lolos Uji Kualitas
Fire Blanket yang murah tidak berarti murahan, asalkan lolos uji Standar Nasional Indonesia. Berikut 4 ciri yang harus diperiksa:
- Sertifikat dan Label Instruksi Valid: Selimut Api yang lolos SNI wajib mencantumkan label instruksi penggunaan yang jelas dan label kepatuhan standar suhu. Pastikan nomor sertifikat SNI valid dan dapat diverifikasi.
- Jahitan dan Hemming Kuat: Periksa jahitan pada tepi Selimut Api dan housing-nya. Jahitan yang lemah akan mudah terlepas saat ditarik atau saat terkena panas, membuat serat fiberglass terurai.
- Housing dan Tali Tarik (Tabs) yang Mudah Diakses: Fire Blanket yang baik harus tersimpan dalam housing yang mudah dipasang di dinding, dan tali penarik (quick release tabs) harus berwarna kontras (biasanya merah) dan mudah diakses untuk ditarik dengan cepat dalam hitungan detik.
- Tidak Berbau Menyengat: Selimut Api yang murah sering menggunakan coating bahan kimia yang berbau menyengat. Selimut Api berkualitas tinggi menggunakan lapisan yang aman dan tidak mengeluarkan bau keras, terutama jika diletakkan di dapur.
Perbandingan Fire Blanket vs APAR: Kapan Menggunakan Selimut Api?
Meskipun APAR bubuk (Kelas ABC) serbaguna, ada 2 skenario kritis di mana Fire Blanket jauh lebih unggul dan menjadi pilihan utama:
- Skenario 1: Kebakaran Minyak (Kelas K) di Wadah Terbuka: Ketika minyak di deep fryer terbakar, menggunakan APAR bubuk dapat menyebabkan minyak panas terpercik (splashing) dan menyebarkan api. Selimut Api menanganinya dengan sempurna: ia mencekik oksigen tanpa menciptakan turbulensi atau percikan.
- Skenario 2: Pakaian Terbakar: Selimut Api dirancang untuk membungkus dan memadamkan api pada pakaian seseorang dengan cepat. Menggunakan APAR bubuk pada orang yang panik dapat menyebabkan cedera mata/pernapasan dan memerlukan waktu lebih lama untuk efektif.
Wajib Tahu! APD – Pemadam Kebakaran Standar NFPA 1971
Tips Perawatan Jangka Panjang Fire Blanket
Fire Blanket adalah alat maintenance rendah, tetapi tidak berarti bebas perawatan.
- Inspeksi Visual Berkala: Lakukan inspeksi visual 6 bulanan untuk memastikan housing Selimut Api tidak rusak, dan tali penariknya mudah diakses.
- Jaga Kebersihan: Jauhkan Selimut Api dari debu berat, kelembaban, dan minyak yang dapat merusak material. Kotoran atau minyak yang menempel dapat mengurangi efektivitas smothering-nya.
- Ganti Jika Rusak: Jika Fire Blanket pernah digunakan (meskipun sebentar) atau ditemukan adanya lubang, robekan, atau kerusakan pada jahitan, segera ganti dengan unit Selimut Api yang baru. Efektivitas Selimut Api harus 100% untuk berfungsi.
Jaminan Proteksi Maksimal dengan Fire Blanket SNI
Keselamatan di dapur atau area berisiko tinggi harus dijamin oleh Fire Blanket yang lolos SNI.
-
Investasi Cerdas: Memilih 3 ukuran Selimut Api yang tepat dan material fiberglass bersertifikasi adalah investasi kecil dengan dampak proteksi yang besar.
-
Prioritas Kualitas: Prioritaskan kualitas selimut api, termasuk ketahanan suhu hingga 550°C dan kepatuhan standar, bahkan saat memilih unit dengan harga yang terjangkau.
Jangan kompromikan keselamatan dapur Anda!
Lihat daftar harga Fire Blanket 3 ukuran wajib lolos SNI, dapatkan penawaran diskon pembelian fleet untuk restoran/industri, dan perbandingan fitur teknis mendalam.
Kunjungi e-Katalog San Amerta Romora Inaproc sekarang!
FAQ
1. Apakah Fire Blanket perlu recharge atau isi ulang?
Tidak. Fire Blanket adalah alat pemadam non-aktif dan tidak menggunakan bahan kimia atau tekanan. Oleh karena itu, Selimut Api tidak memerlukan recharge. Namun, Selimut Api hanya dapat digunakan satu kali. Setelah digunakan, Selimut Api harus segera diganti dengan unit baru.
2. Apakah Fire Blanket yang sudah ada lubang kecil masih aman digunakan?
Tidak aman. Efektivitas Fire Blanket bergantung pada kemampuannya untuk sepenuhnya mencegah kontak api dengan oksigen. Lubang sekecil apa pun pada Selimut Api dapat memungkinkan oksigen masuk dan menyalakan kembali api. Selimut Api harus diganti segera jika ditemukan kerusakan fisik.
3. Bagaimana cara penyimpanan Fire Blanket yang benar di dapur?
Fire Blanket harus disimpan di dalam housing atau kantongnya, dipasang di dinding, dan ditempatkan dekat dengan sumber api potensial (seperti kompor atau fryer) tetapi tidak terlalu dekat sehingga tidak dapat dijangkau jika api sudah membesar. Tempatkan Selimut Api pada jarak yang mudah diakses dan dilihat.
