sanromora 1 (1)
0%
Loading ...

All Terrain Crane Liebherr dan Tadano! Dapatkan Torsi Maksimal untuk Angkutan 80 Ton

Proyek konstruksi skala besar, instalasi pembangkit listrik, dan infrastruktur minyak dan gas (Migas) seringkali berlokasi di area dengan akses jalan yang menantang. Dalam kondisi ini, crane konvensional tidak lagi memadai. Kebutuhan akan crane yang mampu bergerak cepat di jalan raya (on-road) dan bekerja optimal di medan berlumpur atau tidak rata (off-road) hanya dapat dipenuhi oleh All Terrain Crane.

Di pasar heavy lifting global, All Terrain Crane dari produsen premium seperti Liebherr dan Tadano menjadi pilihan utama. Merek-merek ini unggul berkat teknologi torsi maksimal yang memungkinkan mereka tidak hanya mengangkut diri sendiri melintasi medan sulit, tetapi juga mempertahankan stabilitas dan daya angkat yang presisi saat mengangkat beban kritis, seperti girder atau modul pabrik dengan berat 80 Ton. Investasi pada All Terrain Crane premium menjamin efisiensi, keamanan, dan TCO yang lebih baik dalam jangka panjang.

Baca Juga! Top 7 Model Mobil Crane Terbaru dengan Daya Angkat Maksimal

Spesifikasi Kunci Torsi dan Driveline All Terrain Crane:

Kemampuan sejati All Terrain Crane terletak pada sistem penggerak dan tenaga yang dioptimalkan.

Sistem All-Wheel Drive dan Kemudi

All Terrain Crane berkapasitas 80 Ton umumnya menggunakan konfigurasi driveline berat seperti 10 x 8 x 10 (10 roda, 8 roda penggerak, 10 roda kemudi) atau 8 x 6 x 8.

  • Torsi Luar Biasa untuk Traksi: Konfigurasi all-wheel drive memastikan semua atau hampir semua roda menerima torsi mesin, memberikan daya cengkeraman (traksi) yang luar biasa di medan berlumpur, pasir, atau tanjakan curam yang sering ditemukan di site proyek. Traksi superior ini adalah alasan utama mengapa All Terain Crane mampu melintasi medan yang gagal dilewati mobile crane biasa.

  • Kemudi Multi-Mode: Sistem kemudi canggih pada All Terain Crane memungkinkan semua as (atau sebagian besar as) dikendalikan secara independen, memungkinkan mode ‘kepiting’ (crab steering) untuk manuver lateral di area sempit.

Mesin Crane (Liebherr/Tadano)

All Terrain Crane menggunakan mesin diesel turbocharged berkekuatan tinggi (seringkali dari produsen seperti Mercedes-Benz atau Cummins) dengan output tenaga kuda (HP) dan torsi yang besar.

  • Torsi Maksimal: Mesin pada All Terain Crane dirancang untuk menghasilkan torsi maksimal pada putaran mesin yang lebar. Torsi ini tidak hanya untuk menggerakkan truk yang super berat, tetapi juga untuk menyuplai daya hidrolik yang konsisten ke winch dan silinder boom saat mengangkat beban 80 Ton.

  • Engine Management System: Sistem manajemen mesin (EMS) canggih mengoptimalkan konsumsi BBM. All Terain Crane dapat menggunakan dua mesin (satu untuk carrier dan satu untuk superstructure) atau satu mesin tunggal yang dialihkan, keduanya dirancang untuk efisiensi TCO.

Simak Juga! Crane Dump Truck 6 x 2 vs 4 x 2 Mana yang Lebih Efisien untuk Lifting Maksimal 5 Ton?

Perbandingan All Terrain Crane Liebherr vs Tadano untuk Kapasitas 80 Ton:

Baik Liebherr maupun Tadano menawarkan keunggulan unik di segmen 80 Ton, yang sering menjadi pilihan utama di proyek EPC.

Kinerja Boom

  • Liebherr: Dikenal dengan teknologi boom silinder tunggal yang ringan namun sangat kuat (Telescopic Boom). Ini memungkinkan All Terrain Crane Liebherr memiliki kinerja angkat yang superior pada radius yang lebih jauh.

  • Tadano: Menawarkan boom yang juga unggul, seringkali dengan sistem pinning otomatis yang cepat dan dapat diandalkan, memberikan kecepatan set-up yang lebih baik. Perbandingan panjang telescopic boom dan kapasitas angkat pada radius terjauh sering menjadi tolok ukur utama All Terrain Crane kapasitas 80 Ton.

Sistem Counterweight

  • Efisiensi dan Fleksibilitas: Kedua merek All Terrain Crane ini memiliki sistem counterweight modular. Liebherr dan Tadano memungkinkan operator memasang counterweight yang tepat sesuai kebutuhan beban 80 Ton, mengurangi biaya transportasi counterweight yang tidak perlu.

Wajib Tahu! Self Loader Crane 3 Ton NMR L Solusi Angkut Forklift dan Genset

Fitur Keselamatan dan Stabilitas All Terrain Crane:

Mengangkat beban 80 Ton membutuhkan fitur keselamatan yang tidak bisa ditawar.

Sistem Outrigger

  • Fleksibilitas Bentangan: All Terain Crane dilengkapi outrigger (kaki penopang) hidrolik yang fleksibel. Mereka dapat diposisikan dengan bentangan penuh, bentangan parsial, atau bahkan tidak ada bentangan (operasi pada tyres), dengan sistem sensor yang membaca setiap sudut dan bentangan secara real-time.

  • Sensor Beban Mutakhir: Sensor di outrigger memastikan All Terain Crane stabil. Sensor ini bekerja erat dengan LMI (Load Moment Indicator) untuk mencegah kecelakaan saat angkutan 80 Ton.

Kontrol Load Moment Indicator (LMI)

LMI adalah otak keselamatan All Terrain Crane:

  • Mencegah Overloading: LMI secara konstan memantau sudut boom, panjang boom, radius kerja, dan beban yang diangkat. Jika operasi mendekati batas kapasitas angkat aman (khususnya saat mengangkat 80 Ton), LMI akan memberi peringatan dan dapat menghentikan gerakan crane secara otomatis untuk mencegah overloading dan kerusakan struktural pada All Terain Crane.

Aplikasi Ideal All Terrain Crane dalam Proyek EPC:

Mobilitas dan kekuatan All Terrain Crane menjadikannya alat yang tak tergantikan:

  • Pemasangan Girder Jembatan: All Terain Crane ideal untuk proyek infrastruktur di mana crane harus bergerak cepat antar titik angkat di sepanjang jalan tol atau jembatan baru.

  • Instalasi Modul Berat: Di site tambang, minyak, dan gas, All Terain Crane digunakan untuk lifting dan penempatan modul berat (80 Ton) yang memerlukan presisi dan stabilitas di area yang mungkin belum diaspal sempurna.

Analisis TCO (Total Cost of Ownership) All Terrain Crane:

Meskipun Harga All Terrain Crane awal (terutama Liebherr/Tadano) relatif mahal, TCO-nya justru rendah:

  • Durabilitas Komponen Premium: Komponen premium All Terain Crane memiliki umur pakai yang jauh lebih lama, mengurangi frekuensi penggantian suku cadang utama yang mahal.

  • Resale Value: Harga All Terain Crane Liebherr dan Tadano memiliki resale value yang sangat tinggi di pasar sekunder global. Tingkat depresiasi yang rendah ini secara signifikan menyeimbangkan Harga All Terain Crane awal yang mahal.

Sertifikasi dan Legalitas Operasional:

Pengoperasian All Terrain Crane memerlukan legalitas yang ketat:

  • Sertifikasi Alat Berat/Depnaker: All Terain Crane wajib memiliki sertifikasi Alat Berat yang dikeluarkan oleh otoritas berwenang (Migas, Depnaker, dll.) untuk menjamin kelayakan operasional.

  • SIO (Surat Izin Operasi): Setiap operator All Terain Crane wajib memiliki SIO yang sah, memastikan kompetensi operator dalam mengoperasikan All Terain Crane dengan aman, terutama saat mengangkat beban sulit 80 Ton.

Kesimpulan

Investasi pada All Terrain Crane Liebherr atau Tadano adalah pilihan cerdas untuk mendapatkan torsi maksimal, keandalan, dan efisiensi operasional tertinggi. Kemampuan all-terrain yang dikombinasikan dengan teknologi boom dan keselamatan terdepan memastikan bahwa operasi heavy lifting hingga beban 80 Ton dapat dilakukan dengan aman, cepat, dan ekonomis di medan apapun. All Terrain Crane adalah jaminan kesuksesan proyek-proyek infrastruktur yang paling menantang.

Jangan kompromikan keselamatan dan efisiensi proyek Anda! Dapatkan daftar Harga All Terrain Crane terbaru, unit 80 Ton ready-stock, dan layanan sewa premium dari merek terpercaya. Kunjungi e-Katalog San Amerta Romora Inaproc sekarang untuk solusi heavy lifting superior!


FAQ

1. Berapa interval service yang direkomendasikan untuk komponen hidrolik utama All Terrain Crane?

Interval service hidrolik utama pada All Terrain Crane (seperti penggantian oli hidrolik dan filter) umumnya adalah setiap 2.000 hingga 4.000 jam kerja. Namun, inspeksi visual rutin harian terhadap selang dan sambungan hidrolik wajib dilakukan, terutama sebelum mengangkat beban 80 Ton.

2. Apa perbedaan fungsional utama antara All Terrain Crane dan Rough Terrain Crane?

All Terrain Crane dirancang untuk beroperasi di on-road (kecepatan tinggi di jalan raya) dan off-road (medan kasar) dengan kemampuan kemudi multi-mode. Sementara itu, Rough Terrain Crane (RT) hanya dirancang untuk off-road dan site pekerjaan. RT tidak legal atau tidak efisien digunakan di jalan raya.

3. Apakah biaya perizinan SIO/SIA untuk operator All Terrain Crane berbeda dengan mobile crane biasa?

Ya, biaya perizinan SIO (Surat Izin Operasi) dan SIA (Surat Izin Alat) untuk All Terrain Crane seringkali lebih tinggi daripada mobile crane biasa karena klasifikasi crane (kelas III, II, atau I) didasarkan pada kapasitas angkatnya (tonase). All Terrain Crane kapasitas 80 Ton termasuk dalam kategori kelas berat yang membutuhkan sertifikasi khusus.

Popular Articles

Everything Just Becomes So Easy

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem ipsum.

Most Recent Posts

  • All Post
  • Aksesori Sepeda Motor
  • Aksesoris Mobil
  • Alat Berat Kontruksi
  • Alat Mesin
  • Alat Pemadam kebakaran
  • Alat Penunjang Pelayanan Kesehatan
  • Alat Tendang Taekwondo
  • Ambulance
  • atribut taekwondo
  • Banking
  • Bela Diri
  • body protector taekwondo
  • Business
  • Comertial
  • Compactor
  • Dump Truck
  • dwit kubi taekwondo
  • Entertinment
  • Generator Set
  • Karoseri
  • Kendaraan Keperluan khusus
  • Keran Angkat
  • Kontainer Sampah
  • Mobil
  • Mobil Buggy Golf
  • Mobil Crane
  • Mobil Dinas/Dinas Pejabat
  • Mobil Pemadam Kebakaran
  • Mobil Pompa
  • Mobil Water Tank
  • Motor
  • Motor Roda 2
  • Olahraga
  • pelindung alat vital taekwondo
  • pelindung kaki taekwondo
  • Peralatan olahraga bela diri
  • Peralatan Olahraga Lainnya
  • Peralatan Sepak Bola
  • Peralatan Sepeda
  • peralatan taekwondo
  • Peralatan Taekwondo Anak
  • Peralatan Taekwondo Bekas
  • peralatan tarung drajat
  • Peralatan Tenis
  • Peralatan Tenis Meja
  • Pompa
  • Spare Part Sepeda Motor
  • taekwondo kyorugi
  • transportasi
  • Truk
  • Truk Armroll
  • Truk Skylift
  • UPS